Tampilkan postingan dengan label tools and tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tools and tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Mengenal Fungsi dan Cara Pemakaian Brush Pada Photoshop

Pada pertemuan kita kali ini, saya akan membahas mengenai fungsi  brush pada  photoshop. Karena brush adalah salah satu fitur yang  sangat penting pada photoshop, terutama dalam hal pembuatan ilustrasi suatu gambar ataupun sapuan gambar dengan beraneka ragam bentuk serta mengukir image dan beberapa fungsi vital lainnya. Dengan menggunakan brush, kita akan  lebih mudah dan lebih cepat dalam membuat karya desain.

Penjelasan Tentang Brush Standar Photoshop

Sebelum kita mulai praktek  akan saya jelaskan sedikit tentang  brush standar photoshop. Brush standar photoshop yaitu brush yang terdapat dalam program Adobe photoshop secara default atau bawaan photoshop . Namun bagi seorang Desainer Grafis hal tersebut akan sangat membatasi imajinasi dan kreatifitas dalam membuat karya desain secara maksimal, sehingga kita bisa menambahkan brush sendiri sesuai keinginan kita.

Cara pemakaian Brush Photoshop

1. Klik icon brush yang bergambar kuas pada tool box photoshop, jika belum tau letak tool box / panel tool klik disini.

letak brush tool
2. Setelah itu pilih brush yang ingin Anda gunakan dengan mengklik tanda panah bawah yang ditunjukan pada gambar dibawah ini.

Pilihan brush
Lalu pilih icon brush yang anda inginkan, Anda juga bisa mengatur ukuran dan ketebalan brush dengan menyesuaikan nilai Master Diameter dan Hardness.

Gambar dibawah ini adalah contoh karya seni dengan menggunakan brush standar phostoshop.

 

Cara Memasang dan Menambahkan Brush Pada Photoshop

Setelah membaca penjelasan mengenai fungsi dan cara pemakaian brush diatas, penulis berharap Anda memahami fungsi dan pentingnya brush dalam membuat sebuah karya desain. Selain dengan brush standar bawaan photoshop, Anda juga bisa menambahkan sendiri bentuk brush sesuai dengan kebutuhan Anda.

Caranya adalah sebagai berikut:
Sebelum mencoba, silahkan download contoh brush (Smoke Brush) yang akan kita gunakan untuk latihan (file tersebut adalah plug in untuk menambah koleksi brush photoshop).
Download smoke brush atau klik disini untuk download brush lain.

Download Smoke Brush

Simpan file di komputer Anda dan ekstract file karena masih dalam bentuk zip / rar.
Setelah di ekstract maka akan terdapat file berekstensi abr dengan nama 21 smoke brush seperti gambar dibawah ini.


Cara memasang:

1. Copy file 21 Smoke Brush kemudian paste pada direktori folder Brush Photoshop Anda, secara default letaknya ada di: C:\Program Files\Adobe\Adobe Photoshop CS4\Presets\Brushes
2. Buka Photoshop  Anda, maka brush akan  terpasang secara otomatis. Untuk mengeceknya, silahkan pilih Brush Tool dan cari brush yang Anda pasang tadi, letaknya ada dibagian paling bawah, atau klik tandah panah kecil kesamping kanan lalu cari nama brush 21 Smoke Brush.


Brush dengan bentuk asap rokok

Sekarang tinggal bagaimana cara Anda berekspresi dengan brush photoshop tersebut.
Gambar dibawah ini adalah contoh karya dengan menggunakan Smoke Brush.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat.


Sabtu, 19 Maret 2011

Seleksi Menggunakan Magic Wand Tool

Tutorial Photoshop pada postingan ini akan membahas tentang Magic Wand Tool. Magic Wand adalah sebuah tool pembuat seleksi dalam Photoshop. Tool ini bisa digunakan untuk menyeleksi bidang gambar yang mempunyai kemiripan warna, mirip dengan penggunaan Color Range. Cara penggunaannya mudah sekali, tinggal di klikkan pada bidang gambar yang akan diseleksi, yang mungkin agak rumit adalah cara untuk mengatur kepekaan tool ini.

Cara menggunakan Magic Wand

Langkah 1
Bukalah gambar yang akan diseleksi. Sesuai dengan fungsi Magic Wand, pilihlah gambar yang mempunyai warna-warna dominan yang luas. Misalnya seperti gambar dibawah ini. Gambar ini mempunyai background / latar belakang berwarna putih pekat.

gambar-asli


Langkah 2
Pilihlah Magic Wand Tool di toolbox Photoshop



Langkah 3
Sebelum tool ini digunakan, aturlah terlebih dulu tool ini.



Pengaturan yang bisa dilakukan adalah:

Tolerance
Digunakan untuk menentukan tingkat kepekaan tool ini. Nilai standarnya adalah 32, namun bisa diisi sendiri dengan nilai dari 0 hingga 255. Semakin kecil nilainya, maka tool ini akan semakin peka. Dalam arti bahwa dengan nilai toleransi kecil, maka saat Anda memilih sebuah warna, hanya daerah warna lain yang benar-benar mirip saja yang akan terpilih. Begitu juga sebaliknya.

Anti Alias
Digunakan untuk membuat tepi seleksi yang halus.

Contiguous
Digunakan untuk memilih hanya daerah warna yang bedekatan saja. Atau sebaliknya, dengan Contiguous tidak aktif maka seluruh bidang gambar yang mempunyai warna sama akan terpilih.
Pada ilustrasi gambar tutorial dibawah ini, seleksi dilakukan pada background yang putih dalam kondisi Contiguous tidak aktif, maka seluruh bidang gambar yang berwarna putih, termasuk bagian mata, ikut terpilih.

Sample All Layers
Digunakan jika gambar yang sedang Anda olah dengan Photoshop terdiri dari banyak layer, maka tool ini juga akan mampu menyeleksi warna pada layer-layer yang lain.
Langkah 4
Dengan menggunakan pointer magic wand, kliklah area pada gambar yang akan diseleksi. Untuk mempermudah pembuatan seleksi, maka yang diseleksi kali ini justru pada bagian bakground-nya yang putih.



setelah seluruh background-nya terseleksi, baliklah area seleksinya dengan memilih menu Select > Inverse. Ini dilakukan karena yang sebenarnya ingin kita seleksi adalah bagian gambar bebeknya.
Berikut ini gambar bebek yang sudah diseleksi dan dimodifikasi gambarnya.


 Sangat mudahkan? Selamat mencoba.


Selasa, 15 Maret 2011

Seleksi Menggunakan Quick Selection Tool

Seleksi Menggunakan Quick Selection Tool adalah seleksi mutakhir dengan proses lebih cepat dan hasil seleksi yg cukup baik. Quick Selection Tool adalah sebuah sebuah tool pembuatan seleksi photoshop secara instan (sekali klik terjadi sebuah seleksi, yang hampir menyerupai magic wand). Quick Selection Tool merupakan kombinasi tool seleksi antara Magic Wand dengan brush. Dengan tool ini kita mampu memilih sendiri area warna, terintegrasi dengan sistem akurat pada perbatasan area yang diseleksi jika dibandingkan dengan Magic Wand.



Cara menggunakan quick selection tool:
  1. Pilih Quick Selection Tool 
  2. Dalam options bar, klik salah satu pilihan seleksi: New, Add to, atau Subtract From. New adalah pilihan default jika tidak ada yang dipilih. Setelah melakukan seleksi awal, opsi perubahan secara otomatis untuk Add to.
  3. Untuk mengubah ukuran brush Quick Selection tool , klik menu Brush pada options bar dan ketik ukuran pixel atau pindahkan slider Diameter. Gunakan pop up menu pilihan-Size untuk membuat ukuran ujung brush sensitif pada pen pressure atau stylus wheel.
    Ketika membuat seleksi, tekan tombol kurung siku kanan (]) pada keyboard untuk memperbesar ukuran brush quick selection tool; tekan braket kiri ([) untuk memperkecil ukuran brush quick selection tool.
  4. Pilih Quick Selection option.
    Sample All Layers : Membuat seleksi berdasarkan pada semua lapisan bukan hanya lapisan yang sedang dipilih. 
    Auto-Enhance Mengurangi kekasaran dan penghalang dalam batas seleksi. Auto-Enhance otomatis membuat jalur seleksi lebih lanjut terhadap tepi gambar dan menerapkan beberapa penyempurnaan tepi. Anda bisa terapkan secara manual dalam dialog Refine Edge dengan pilihan Smooth, Contrast, dan Radius.



  5. Sapukan di dalam bagian gambar yang ingin Anda seleksi. Seleksi tumbuh seperti sapuan yang Anda buat.  Ketika Anda sapu di dekat tepi bentuk objek, daerah seleksi memanjang mengikuti kontur dari sisi bentuk objek.




Hasil seleksi dengan quick selection tool

Selamat mencoba.


Jumat, 25 Februari 2011

Seleksi Menggunakan Magnetic Lasso Tool

Magnetic lasso tool adalah sebuah tool yang bisa digunakan untuk membuat seleksi secara cepat pada gambar yang memiliki tingkat kontras yang tinggi. Keakuratan hasil seleksi tergantung dari kondisi gambar dan kepekaan tool ini sendiri. Tool ini menyeleksi dengan baik pada kartun berwarna yang kita tahu kontras warnanya tinggi. Cara menggunakannyapun mudah, tinggal klik diatas gambar yang akan kita seleksi, kemudian geser ( drag ) pointer mouse tanpa harus menekan tombol mouse terus-menerus walaupun sesekali kita bisa melakukan klik untuk membuat titik point tambahan. Magnetic lasso tool terletak di kelompok lasso tool.

Kelompok lasso tool terdiri dari dari:
  1. Lasso Tool
  2. Polygon Lasso Tool
  3. Magnetic Lasso Tool


Mengatur Preferensi Magnetic Lasso Photoshop

Mengatur preferensi digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan hasil seleksi yang akan dibuat.  Maksudnya hasil seleksi dipengaruhi oleh pengaturan ini, contohnya tepian seleksi diperhalus, maka kita akan mengatur feather. Pengaturan ini ada bermacam-macam opsi yang bisa Anda lihat pada gambar berikut:


  1. New selection, digunakan untuk membuat seleksi baru saat klik mouse.
  2. Add to selection, digunakan untuk menambah / melebarkan area seleksi yang sudah ada.
  3. Substract from selection, digunakan untuk mengurangi / memotong area seleksi yang sudah ada.
  4. Intersect with selection, digunakan untuk membuat area seleksi baru berdasarkan perpotongan seleksi pertama dan kedua.
  5. Feather, berfungsi untuk mengatur transparansi pada tepi seleksi, tepian seleksi lebih halus.
  6. Klik pilihan anti-aliasing, berfungsi untuk mengurangi ujung seleksi yang bergerigi dan tidak rata.
  7. Atur ukuran Width, berfungsi untuk mengatur jarak antara tiap-tiap tepian seleksi yang dianggap sebagai jalur seleksi. Magnetic Lasso akan mendeteksi ujung dari garis yang masih berada dalam jangkauan pointer. Saya menyarankan untuk menggunakan nilai kecil pada pengaturan ini. Namun ini tidaklah baku, tergantung kondisi ( kontras dan ketajaman gambar ) gambar yang Anda seleksi.
  8. Atur ukuran Edges Contrast, berfungsi untuk mengatur seberapa kontras tingkat perbedaan warna yang akan dideteksi oleh Magnetic lasso sebagai tepian seleksi. Gunakan nilai kecil juga pada pengaturan ini ( sesuikan dengan kontras dan ketajaman gambar ).
  9. Atur Frekuensi, berfungsi untuk mengatur jumlah titik-titik yang muncul sebagai alur ( jalur, path ) seleksi. Tersedia nila 0 sampai 100, jika ingin lebih detail ( baca: menyerupai gambar ) gunakan nilai 100.
  10. Tablet pressure, berfungsi untuk mengatur tekanan dari stylus, tidak perlu diatur jika Anda menggunakan mouse.



Catatan
  • Pada gambar dengan tepian kontras tinggi, misalnya gambar kartun, gunakan nilai Edges Contrast yang tinggi.
  • Pada gambar foto dengan tepian yang nampak kabur/lembut, gunakan nilai yang renda
  • Saat membuat seleksi, tekan tombol ] untuk meningkatkan Width sebanyak 1 pixel; tekan [ untuk mengurangi sebanyak 1 pixel.
  • Jika ingin menghapus beberapa titik yang telah terbuat, lakukan dengan menekan tombol Delete di keyboard.
  • Jika ingin menghapus semua titik yang telah dibuat, tekan tombol ESC.



 

Footer Widget #1

Footer Widget #2

Footer Widget #3

Footer Widget #4

Copyright 2010 Basic Photoshop. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Distorsi Blog